Welcome

Blog buat latihan nulis nih, maaf kalo konten nya kurang sesuai dengan harapan.. hehehe

Kamis, 14 Februari 2013

Edisi 14 February 2013

Entah kenapa hari ini dibelahan dunia manapun orang-orang sibuk dengan perayaan valentine. Ane sendiri sebenernya juga g paham betul dari mana asal mula perayaan valentine. Ya valentine, hari ini merupakan hari dimana orang-orang sibuk mengungkapkan kasih sayangnya. Padahal kalo yang pernah ane denger nih tanggal 14 Februari itu merupakan tanggal dimana seorang pastur dipenggal karena menentang kebijakan kerajaan. Tau sendiri khaan.. pada jaman dulu tu yang namanya kerajaan mempunyai kekuasaan mutlak sama rakyatnya. Kalo g suka atao menentang tinggal tebas aja tu leher... hiii ngeriii... 
Ni ane kasih oleh oleh brosing dari liputan6.com.. "Lalu siapakah Valentinus? Cerita yang beredar ia adalah seorang pendeta yang hidup di Roma pada abad ketiga. Ia hidup di kerajaan yang saat itu dipimpin oleh Kaisar Claudius yang terkenal kejam. Ia sangat membenci kaisar tersebut, dan ia bukan satu-satunya. Claudius berambisi memiliki pasukan militer yang besar, ia ingin semua pria di kerajaannya bergabung di dalamnya.
Namun sayangnya keinginan ini bertepuk sebelah tangan. Para pria enggan terlibat dalam perang. Karena mereka tak ingin meninggalkan keluarga dan kekasihnya. Hal ini membuat Claudius sangat marah, ia pun segera memerintahkan pejabatnya untuk melakukan sebuah ide gila.
Kaisar berpikir bahwa jika pria tak menikah, mereka akan dengan senang hati bergabung dengan militer. Claudius pun melarang adanya pernikahan. Para pasangan muda menganggap keputusan ini sangat tidak manusiawi. Karena menganggap ini adalah ide aneh, Santo Valentine menolak untuk melaksanakannya.

Jumat, 25 Januari 2013

Yeah mission accomplised

Alhamdulillah ada kesempatan buat update lagi nih.. Mumpung dapet koneksi hospot gretongan.. hehehe. Menyambung tulisan ane minggu lalu, udah dua hari ini ane ngelanjutin pelatihan. Judulnya pembuatan media pembelajaran PAI. Lumayan lah buat update skill. Meskipun diawal agak gimanaa gitu dengan materi yang disampaikan tp ternyata ada juga yg dapet ane ambil pelajaran dari ikut pelatihan ini.
Pertama tentu saja menambah kenalan, maklum gan ane pendatang baru di Gunungkidul jadi dapet tambah teman itu rasanya sesuatu. hehehe. ciyuss.. ^_^ Yang kedua tentu ada pendalaman materi. Nambah pemahaman mengenai pembuatan media pembelajaran. Yang ketiga nostalgia, ternyata salah satu pemateri adalah dosen waktu dulu kuliah yaitu bapak muqowwim. Wuahh seneng banget bisa bertemu beliau. Banyak pengalaman baru yang disampaikan dan semakin memotivasi untuk upgrade pengetahuan dan bikin kepengen jadi trainer seperti beliau. Bayangin aja bisa menginspirasi banyak orang, bisa pergi kemana-mana dengan gratis, dan yang terpenting bisa memberikan kontribusi positif untuk negeri ini. Ya... negeri ini butuh suntikan semangat agar SDMnya semakin maju. Intinya dengan sering ikut pelatihan semakin memuntlup-muntlupkan hasrat ane untuk jadi trainer.. The last ada satu hal yg pengen ane sampein dalam setiap hal/kesempatan pasti ada yang dapat kita ambil hikmah. Jangan melihat sesuatu dari covernya.. see u next artikel.. maap potonya belum diafdrukin.. No Pict = No Hoak yaa... hehehe

Sabtu, 19 Januari 2013

Minggu Pagi Gan!

Minggu pagi yang biasanya masih ngebo ane udah mandi udah rapi.. mau kemana gerangan? ngapel ketempat cewek? cewek siapa? hehehe. Bukan saudara-saudara, ane mau ikut pelatihan IT. Biasa lah buat ningkatin skill agar semakin expert. hehe. Mumpung gratis dan dapet akomodasi akhirnya ane ngikut deh.. 
Nyampe dilokasi ane telat bro.. Seperti biasa kebiasaan ngaretnya belum bisa ilang.. (don't try). Tempatnya di SMK Muh I Playen, yang deket bunderan siyono itu lu. Sekolahnya agak nyempil, kalo dari luar nggak terlihat seperti sekolah, mirip ruko malahan.. hehehe. akhirnya mulai deh acaranya..
Pas mulai acara teryata yang buka acara adalah bapak Kasi Madrasah yang dulunya kasi mapenda. waduuh malu rasanya soalnya kemaren penelitian di mapenda belum sempet ngasih kenang-kenangan. Biasa lah banyak kesibukan, bukan saya lo tapi kasi nya..
Dan pelatihannya pun dimulai. Jreng jreeeeng... (lebaymode:on). Ternyata materinya materi dasar saudara-saudara. Pengenalan Excel, Powerpoint, sama bikin email. Hmmm.. ngantuk deh.. hehehe. Tapi itu bukan masalah, yang penting kan niatan dari rumah adalah untuk belajar, nambah ilmu. Insyaallah sudah dapet tambahan ilmu plus pahala.. Amiin.
Ya udah sekian dulu deh nyampahnya. hehe. g ada ide mau nulis jd cuma corat coret aja.. sekian dan terima kasih atas waktunya untuk membaca tulisan ane yang g penting ne.. suwuun.. :)

Kamis, 03 Januari 2013

I'm come back bro !!!

Hi bro.. Udah lama juga ane g update ni blog.. Awalnya sih ane bikin blog ini buat iseng-iseng aja skalian latihan nulis. G tau kenapa rasanya malees banget buat ngupdate blog. Tapi rasa malas itu harus dilawan! I'm come back bro! 
Mengawali tulisan ini ane mau ngebahas tentang kebiasaan. Yah buat pemanasan lah udah lama g nulis.. hehehe.. langsung saja ane bahas ya..
Kebiasaan merupakan perbuatan yang sering kita lakukan, bahkan secara tidak sadar kita melakukan rutinitas tersebut. Seperti halnya kebiasaan ngupil, kebiasaan garuk-garuk, kebiasaan ngerokok, atau kebiasaan yang lain (ane contohin yg negatif aja ya.. wkwk). 
Ane langsung contohin ya.. orang yang punya kebiasaan ngupil yang sudah akut dimana dia berada dan waktu senggangnya ia gunakan buat ngupil.. kayaknya asik banget sambil duduk sambil korek-korek lubang hidung nyari upil.. hehehe jorok ya.. Tapi nyantai aja, kebiasaan itu bisa dibentuk atau diganti. Jadi jangan takut bagi kamu yang punya kebiasaan ngupil atau yang doyan ngupil g akan bisa sembuh (emangnya penyakit g bisa sembuh.. hehe). udah ah kok malah ngomongin ngupil.. :P 

Sabtu, 01 September 2012

Keinginan VS Kenyataan

Keinginan atau orang biasa menyebut impian atau cita-cita merupakan hal yang lumrah dimiliki setiap orang. Akan tetapi tidak sedikit impian yang sudah kita miliki hanyalah menjadi sebuah impian yang tidak terealisasi. Apalah daya keadaan tidak memungkinkan untuk kita mewujudkan keinginan tersebut.
Terdapat berbagai macam hal yang dapat menyebabkan keinginan yang kita miliki tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Diantaranya disebabkan faktor dari dalam ataupun faktor dari luar diri kita. Yang paling penting adalah komitmen kita untuk mewujudkan keinginan tersebut. Apapun halangan rintangan yang ada pasti dapat kita lewati apabila kita sudah berkomitmen penuh terhadap keinginan tersebut. Hal ini berlaku bagi semua permasalahan kehidupan baik permasalahan karir, kehidupan sehari-hari, bahkan mengenai masalah percintaan..

Sabtu, 19 Mei 2012

Pelajaran dari burung

Ketika Allah memerintahkan kita untuk memperhatikan burung-burung yang terbang di angkasa (QS 67:19), pastilah banyak pelajaran yang bisa dipetik dari kemampuan terbang bangsa burung ini. Di antaranya adalah kebiasaan burung-burung yang mampu terbang jauh sekali, mereka adalah dari berbagai jenis burung seperti angsa liar, burung pelikan dan burung yang disebut arctic tern (Sterna paraiseae) . Yang terakhir ini mampu terbang dari kutub utara di musim panas dan kembali ke kutub selatan dengan menempuh jarak pergi pulang sekitar 30,000 – 40,000 km atau sekitar 2-2.5 kali Jakarta – Jeddah pergi pulang.
Bagaimana bangsa burung bisa melakukan perjalanan yang luar biasa ini?, ternyata mereka hanya bisa melakukannya bila ‘berjamaah’ dalam jumlah besar. Ketika mereka terbang bersama dalam jumlah besar , mereka bisa membentuk formasi V dengan sempurna. Begitu burung-burung yang di depan (yang di ujung lancip huruf V) mengepakkan sayap-sayap mereka, kepakan-kepakan ini menimbulkan daya angkat bagi burung-burung yang ada di belakangnya – begitu seterusnya.
Bila ada salah satu burung yang terpencar dari formasi V , dia segera sadar bahwa terbang sendirian sangatlah berat sehingga mereka segera kembali ke formasi rombongan-nya – konon yang terbang di formasi V bisa 70% lebih efisien ketimbang yang terbang tidak beraturan atau terbang sendiri-sendiri.
Bila ada salah satu burung yang jatuh karena sakit, kelelahan atau mengalami kecelakaan, dua burung lain akan menyertainya. Dua burung ini memberikan penjagaan dan pendampingan, sampai yang jatuh tersebut bisa terbang lagi atau mati. Setelah itu baru mereka akan mengejar rombongannya kembali.

Senin, 06 Juni 2011

Leadership (edisi copas)

A. DEFINISI KEPEMIMPINAN
Ivansevich dan Matteson (2008) menyatakan kepemimpinan merupakan kemampuan untuk memakai pengaruh dalam lingkungan atau situasi organisasi, untuk menghasilkan efek yang berarti dan berdampak langkung terhadap pencapaian tujuan yang menantang.
Kepemimpinan adalah proses mempengaruhi orang lain untuk berbuat guna mewujudkan tujuan-tujuan yang sudah ditentukan. Kepemimpinan selalu melibatkan upaya seseorang (pemimpin) untuk mempengaruhi perilaku seseorang pengikut atau para pengikut dalam suatu situasi. (Manullang.M., & Manullang. M, 2001).
Robbin S.P, (2002) mendefinisikan kepemimpinan sebagai kemampuan untuk mempengaruhi suatu kelompok untuk pencapaian tujuan. Sedangkan menurut Ishak. A dan Hendry. T (2003), kepemimpinan (leadership) adalah kemampuan seseorang untuk menguasai atau mempengaruhi orang lain atau masyarakat yang berbeda-beda menuju pencapaian tertentu.
Dari definisi-definisi kepemimpinan yang berbeda-beda tersebut, pada dasarnya mengandung kesamaan asumsi yang bersifat umum seperti: (1) di dalam satu fenomena kelompok melibatkan interaksi antara dua orang atau lebih, (2) di dalam melibatkan proses mempengaruhi, dimana pengaruh yang sengaja (intentional influence) digunakan oleh pemimpin terhadap bawahan.
Disamping kesamaan asumsi yang umum, di dalam definisi tersebut juga memiliki perbedaan yang bersifat umum pula seperti: (1) siapa yang mempergunakan pengaruh, (2) tujuan daripada usaha untuk mempengaruhi, dan (3) cara pengaruh itu digunakan
Berdasarkan uraian tentang definisi kepemimpinan di atas, terlihat bahwa unsur kunci kepemimpinan adalah pengaruh yang dimiliki seseorang dan pada gilirannya akibat pengaruh itu bagi orang yang hendak dipengaruhi. Peranan penting dalam kepemimpinan adalah upaya seseorang yang memainkan peran sebagai pemimpin guna mempengaruhi orang lain dalam organisasi/lembaga tertentu untuk mencapai tujuan. Menurut Wirawan,mempengaruhi adalah proses dimana orang yang mempengaruhi berusaha merubah sikap, perilaku, nilai-nilai, norma-norma, kepercayaan, pikiran, dan tujuan orang yang dipengaruhi secara sistematis

Kamis, 26 Mei 2011

Tentang pendidikan karakter

Pendidikan karakter seperi yang ramai dibicarakan saat ini sebenarnya merupakan sebuah reaksi dari permasalahan permasalahan sosial yang timbul akhir akhir ini. Adanya blow up dari media massa seakan akan menjadikan pendidikan karakter ini merupakan sesuatu yang baru dan harus diterapkan dalam pendidikan di indonesia.
Permasalahan buruknya moral beberapa oknum pejabat, generasi muda, maupun pegawai baik negeri maupun swasta seakan-akan menjadi penguat akan perlunya pendidikan karakter. pertanyaan yang kemudian muncul adalah sebenarnya apa to pendidikan karakter itu?
Pendidikan karakter adalah suatu sistem penanaman nilai-nilai karakter kepada warga sekolah yang meliputi komponen pengetahuan, kesadaran atau kemauan, dan tindakan untuk melaksanakan nilai-nilai tersebut. Sebenarnya inti dari sebuah pendidikan adalah seperti halnya pengertia dari pendidikan karakter. Ketika sebuah pendidikan sudah berada dalam rel yang benar maka yang terjadi adalah pendidikan mampu menciptakan sebuah sistem peradaban yang baik, yang berisikan manusia-manusia yang mampu dan mau memanusiakan manusia lainnya.
Permasalahan yang terjadi adalah membuat pendidikan bak sebuah perusahaan yang mencetak siswa-siswi yang sesuai dengan mutu yang diinginkan. Diantara para siswa dibiasakan berorientasi pada prestasi akademik semata tanpa mengakomodir kebuthan akan hal hal yang lain. Apalagi apabila para guru sudah mempunyai mind set bak seorang karyawan.. Dia hanya akan memberikan pengajaran apabila dibayar sesuai dengan tarif yang diinginkan. Belum lagi apabila ia hanya menjadi seorang guru dikarenakan gaji, sudah barang tentu kualitas pembelajaran yang dilakukan hanya sebatas mengajarkan pengetahuan tanpa adanya internalisasi nilai.
Proses internalilasi nilai dalam pendidikan dilakukan ketika seorang guru mengajar dan mendidik. Ulama-ulama jaman dahulu dalam melaksanakan proses pembelajaran selalu melakukan internalisasi nilai dan pembentukan akhlak muridnya. Bahkan seorang guru tidak sungkan untuk melaksanakan riyadhah bagi keberhasilan murid-muridnya. Hal yang dicapai sungguh luar biasa.. dapat kita lihat dalam buku-buku ataupun dalam sejarah bahwa seorang guru mempunyai murid yang cerdas baik secara intelektual, emosional, sosial, maupun secara spiritual. Eh kok malah ngelantur gini ya nulisnya.. ehehehehe.. ya disambung lain kali lagi.. sudah ngantuk jeh,,.. hehehe.. c u

Minggu, 10 April 2011

Apakah PAI harus di-UN-kan?

Persoalan Ujian nasional merupakan persoalan nasional yang seakan-akan tidak akan diselesaikan. Pro kontra akan adanya ujian nasional yang lebih tenar dengan istilah "UN" timbul tenggelam diantara permasalahan nasional lainnya. Pertanyaan yang kemudian muncul adalah apakah UN itu begitu penting sehingga harus ada? ataukah sesuatu yang sesungguhnya tidak perlu ada akan tetapi diada-adakan?
Apabila kita melihat perkembangan masyarakat yang semakin pintar dalam menilai sebuah permasalahan, banyak diantara mereka yang menginginkan agar UN dihapuskan karena pelaksanaan UN belum dapat dijadikan sebagai barometer kesuksesan pendidikan di Indonesia. adanya Ujian nasional masih disikapi oleh pelaku pendidikan hanya sebagai rutinitas belaka bahkan dibeberapa daerah hasil UN dijadikan sebagai kebanggaan sehingga berlomba-lomba untuk memperoleh hasil yang tinggi tanpa melihat proses yang seharusnya terjadi. kecurangan terjadi disana sini sebagai kompensasi dari keinginan untuk memperoleh hasil UN yang tinggi. Bahkan ada daerah yang melakukan kecurangan sampai tingkat provinsi demi mendapatkan hasil yang tinggi. Apakah tujuan UN adalah seperti itu?
Belum selesai permasalahan yang terjadi dalam pengelolaan UN, mulai tahun ini sudah akan diterapkan UN PAI? Pertanyaan yang kemudian timbul adalah apakah PAI sangat penting di UN kan? ataukah hanya karena efek gengsi saja karena mata pelajaran IPA, Matematika, dan Bahasa indonesia? Bagaimana pendapat anda?

Rabu, 03 November 2010

Mengandalkan Intuisi dengan Tepat

Memang, intuisi cukup sulit diterjemahkan. Sebagian orang menyebutnya sebagai feeling, perkiraan, perasaan, spekulasi, kreativitas, atau imajinasi. Tapi apapun terjemahannya, dalam waktu tertentu intuisi diperlukan untuk mendukung sebuah keputusan. Tentu saja dalam dunia bisnis, intuisi tidak bisa diandalkan tanpa pertimbangan lainnya.

Intuisi perlu dilengkapi dengan sejumlah data dan uji coba. Contohnya Einstein, ia mendapatkan gagasan berdasarkan intuisi. Namun, ia berusaha melakukan uji coba dan eksperimen untuk mengukur sejauhmana keakuratan gagasan itu.

Berdasarkan survei, sejumlah pemimpin puncak mengaku memakai intuisi dalam mempekerjakan dan mempromosikan karyawan. Sebagian lagi mengandalkan intuisi dalam mengambil keputusan tentang produk. Tapi tetap saja intuisi harus dikendalikan. Karena seperti halnya logika, intuisi juga bisa salah. Lalu bagaimana menggunakan intuisi dengan tepat?

Ada beberapa hal yang bisa dimanfaatkan jika ingin memanfaatkan intuisi Anda, seperti yang diungkapkan oleh Rekan Kantor berikut ini:

* Bedakan intuisi dari angan-angan muluk
Jika Anda ingin memakai intuisi, coba tanyakan pada diri sendiri, apakah Anda dipengaruhi oleh pikiran dan harapan yang muluk atau sekedar perkiraan semata? So, lebih baik jika Anda mengandalkan intuisi secara objektif. Artinya intuisi itu berdasarkan perkiraan yang didukung data-data.

* Bedakan intuisi dan keinginan pribadi
Seringkali seseorang mencampuradukkan intuisi dengan keinginan pribadi. Misalnya Anda memperkirakan kesuksesan peluncuran produk hanya karena produk itu karya Anda sendiri. Hindari perkiraan semacam ini. Anda boleh saja meluncurkan produk berdasarkan intuisi, karena produk tersebut benar-benar layak dipasarkan dan berkualitas, bukan cuma karena karya Anda sendiri.

* Jangan campur intuisi dan emosi pribadi
Perkiraan yang didasarkan emosi pribadi jelas tidak obyektif. Contoh kasus, pelaku bisnis di Inggris terus mempertahankan suatu produk hanya karena penghuni istana Buckingham masih suka memakai produk itu, sementara masyarakat umum sudah tidak menyukainya sama sekali. Hal seperti inilah yang harus dihindari.

* Jangan memakai intuisi secara terburu-buru
Kadang intuisi memang muncul secara mendadak, namun jangan keburu menggunakannya sebagai langkah pengambil keputusan atau tindakan. Intuisi itu tetap memerlukan kelayakan uji coba untuk menghindari penilaian yang terlalu dini.

* Jangan enggan menguji
Seberapapun canggihnya intuisi Anda, pertimbangkan untuk menguji kelayakan intuisi itu. Jangan terlalu saklek oleh satu intuisi tanpa pertimbangan lain. Dengarkan pendapat orang lain tentang intuisi Anda disertai suatu pengujian serius.

Nah, sudahkah Anda menggunakan intuisi dengan tepat? Jika Anda dapat memanfaatkannya dengan baik, bukan tak mungkin bisnis atau pekerjaan Anda dapat berlangsung sukses.

Selamat memanfaatkan intuisi...![*]

Pelihara Otak Agar Tetap Bugar

1. Jaga makanan atau diet. Makanan yang asal-asalan bisa membuat tubuh rusak. Hindari
kegemukan karena bisa menyebabkan munculnya penyakit seperti diabetes, jantung, hipertensi dan lainnya.

2. Hindari minum alkohol dan mengkonsumsi narkotika karena bisa meracuni bisa otak.

3. Waspadalah bila Anda memasak menggunakan panci, ketel, atau pembungkus alumunium foil
karena alumunium yang berlebih dalam darah bisa menurunkan daya ingat. Selain alumunium, zat besi dan silikon juga bisa meracuni otak.

4. Berolahragalah secara teratur. Kalau tidak memungkinkan, minimal lakukan jalan kaki setiap hari selama 30 menit.
Usahakan untuk latihan pernapasan dan melakukan senam otak.

5. Jauhi tempat-tempat yang berpolutan tinggi karena CO (karbonmonoksida) yang terkandung dalam asap mobil bisa meracuni otak.

6. Asah otak, misalnya dengan main catur, bridge, mengisi teka-teki silang, mengajari cucu, mempelajari sesuatu dan mempraktekkannya.

7. Tanggulangi stres dengan baik. Bisa dengan rileksasi, meditasi atau menggeluti hobi.

(Senior edisi No.171)
Sumber: Senior

Sabtu, 06 Maret 2010

Keindahan Cinta

Cinta sebuah kata singkat tapi indah.. seringkali membuat orang merasa senang akan tetapi juga banyak yang sakit karena cinta. sebetulnya apa makna dari sebuah cinta..? kepada siapa kita pantas mengalamatkan sebuah cinta..? 

Cinta merupakan fitrah Tuhan yang diberikan pada makhluknya.. dengan cinta makhluk bisa hidup bahagia tak bisa kita bayangkan bila Allah tidak menganugerahkan cinta pada orang tua kita. sudah barang tentu kita tidak bisa hidup dan besar seperti sekarang.. (kecuali tas izinNya)

Rabu, 06 Januari 2010

Untukmu Wahai Sang Guru Bangsa

Tak terasa air mataku menetes mendengar kabar itu.. sebuah kabar yang membuat bangsa ini sedih menangis. Engkau telah banyak menginspirasi banyak orang untuk berpikir jauh ke depan. tidak hanya sekedar berfikiran sempit memikirkan apa pandangan orang terhadap kita, akan tetapi bagaimana kita dapat mencapai esensi terhadap sesuatu. kejujuran dan keadilan harus senantiasa ditegakkan demi terwujudnya islam sebagai agama yang rahmatan lil 'alaimn.
sebagai pemeluk agama yang diridhoi oleh allah, suda seyogyanya kita mengikuti apa yang telah beliau rintis. Beliau tidak pernah memandang bahwa semua agama itu benar. Akan tetapi setiap agama adalah benar bagi masing-masing pemeluknya. Oleh karena itu masing-masing pemeluk agama berhak untuk beragama tanpa ada halangan suatu apapun sesuai dengan konstitusi. Cara beliau dalam merangkul pemeluk agama lain dan kaum minoritas seperti halnya cara rasulullah dalam bergaul dengan non muslim..

Kamis, 19 November 2009

Minggu, 05 April 2009

Just for You

  >> Subject: HOW OBSERVANT AND CLEVER ARE YOU? 
   
   
  >> Do exactly what it says and only scroll down when 
  it says to. 
   
  >> You may be a little surprised.... 
  >> 
  >> Count the number of 'F' in the following text: 
  >>
  >> FINISHED FILES ARE THE RE- 
  >> SULT OF YEARS OF SCIENTIF- 
  >> IC STUDY COMBINED WITH THE 
  >> EXPERIENCE OF YEARS 
  >>
  >> Managed it? Scroll down only after you have 
  >> counted them! 
  >>
  >> 
  >> OK? 
   
  >> How many? Three? 
  >> Wrong, there are six - no joke! 
  >> Read again! 
  >> The reasoning is further down... 
   
  >> FINISHED FILES ARE THE RE- 
  >> SULT OF YEARS OF SCIENTIF- 
  >> IC STUDY COMBINED WITH THE 
  >> EXPERIENCE OF YEARS 
   
  >> The brain cannot process "OF". 
   
  >> Incredible or what? 
  >> Anyone who counts all six 'F' on the first go is a 
  >> genius - Three is normal. Four quite rare. 
   
  >> Incredible, guess we need to concentrate and be 
  alert. 
   



   

Jumat, 27 Maret 2009

kabarku

sedang bikin skripsi nih..... bab 3 kapan selesai? mei kukejar dikau... hwe hwe hwe